Pages

ICMI MUDA MALUKU UTARA KECAM KOSTUM DUTA STQ NASIONAL

Friday, October 15, 2021

 

Agus Supriyadi I Editor 

Sofifi – LAWEMAS.COM. Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Nasional XXVI Tahun 2021 di Ibukota Provinsi Maluku Utara, Sofifi menjelang pembukaan pada Sabtu (16/10/2021) terlihat seluruh kesiapan kegiatan berjalan dengan baik, mulai dari kesiapan venue utama di Masjid Raya Shaful Khairaat Sofifi, penginapan kafilah, transportasi, sarana pendukung penerapan protokol covid-19 hingga jadwal kedatang kafilah se Indonesia. 

Kesiapan matang STQ Nasional di Sofifi menjelang pembukaan, ada sedikit tercoreng dengan tontonan yang tidak mengenakan saat dilakukan gladi persiapan menjelang pembukaan di venue utama depan Masjid Raya Shaful Khairaat Sofifi, kamis (14/10/2021). Ada kehadiran beberapa perempuan dengan pakaian ketat Bersalempang Duta STQ Nasional XXVI Maluku Utara, kejadian ini sudah sangat ramai di media sosial, mengenakan kostum yang dinilai tidak beretika dan mencederai nilai STQ tingkat Nasional. Kejadian ini mengundang reaksi Ikatan Cendekiawan Muslim se Indonesia Muda (ICMI Muda) Maluku Utara melalui Ketua Departemen Hukum Dan Hak Azasi Manusia (HAM), Rahmatullah, S.H., M.H sangat mengecam kostum yang dikenakan Duta STQ Nasional Provinsi Maluku Utara, pakaian yang digunakan tidak beretika dan sangat memalukan.  

“Pakaian seperti ini salah tempat,  seharusnya mereka memahami esensi STQ. STQ adalah kegiatan quran jika terlibat di dalamnya harus memahami betul termasuk bagaimana cara berpakaian yang baik, ini kok terlihat seperti kostum Sales Promotion Girl (SPG) yang mempromosikan rokok di jalanan dengan pakaian seksi. ICMI Muda sebagai wadah cendekia muda islam sangat menyayangkan hal ini, bila perlu tidak ada Duta STQ, lagian mereka bukan alummi STQ atau orang yang pernah ikut STQ.” Ujar calon Doktor Muda Ilmu Hukum UMI Makassar ini dengan nada kesal. 

Kecaman yang sama juga datang dari Ikatan Persaudaraan Qarih-qariah, Hafiz-Hafizah (IPQAH) Maluku Utara, melalui salah satu pengurusnya Fahrun Yamin, S.Pd., M.Pd saat diminta tanggapan oleh media lawemas.com melalui saluran telepon, IPQAH sangat menyayangkan kejadian tersebut.

“Duta STQ Nasional Provinsi Maluku Utara membuat malu, ini kegiatan STQ bukan pameran kecantikan dan kostum seksi, walaupun kehadiran perempuan-perempuan berkostum ketat masih dalam tahapan persiapan (gladi) menjelang pembukaan namun tetap fatal dan tidak bisa dibiarkan. Apa yang mereka lakukan sudah tersebar luas di lini media sosial. Kami dari IPQAH Maluku Utara sangat menyayangkan dengan kejadian ini. Lanjut Fahrun Yamin, bila perlu semua yang terlibat harus memahami tema STQ Nasional pada poin Pemahaman dan Pengamalan Nilai-nilai Al-qur’an untuk membumikan STQ di Provinsi Maluku Utara” Tutup Fahrun Yamin.

 

*Penulis Fadha


Subscribe your email address now to get the latest articles from us

 
Copyright © 2015. Usaha Sunnah.
Design by Agus Supriyadi. Published by Tagijek Travelr. Support by DAILYFASTNEWS.
Creative Commons License